Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan tujuan yang sama untuk mencapai tujuan. Organisasi terdiri dari sejumlah sumber daya manusia, material, mesin, uang dan informasi. Sumber daya tersebut bekerja sama menuju tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemilik atau manajemen (McLoed dalam Yacub, 2012).
Menurut I Putu Agus Eka Pratama (2014) Sistem
didefenisikan sebagai sekumpulan prosedur yang saling berkaitan dan saling terhubung
untuk melakukan suatu tugas bersama-sama. Secara garis besar, sebuah sistem
informasi terdiri atas tiga komponen utama yaitu software, hardware dan
brainware. Ketiga komponen ini saling berkaitan satu sama lain.
Menurut Zaki Baridwan (2011), Informasi merupakan
keluaran (output) dari suatu proses
pengolahan data. Output ini biasanya
sudah tersusun dengan baik dan mempunyai arti bagi yang menerimanya, sehingga
dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan oleh manajemen.
Informasi merupakan hasil pengolahan data dari satu
atau berbagai sumber, yang kemudian diolah, sehingga memberikan nilai, arti dan
manfaat. Proses pengelolaan memerlukan teknologi, proses pengelolaan data untuk
dapat menghasilkan informasi juga dilakukan proses verifikasi secara akurat,
spesifik dan tepat waktu. Hal ini penting agar informasi dapat memberikan nilai
dan pemahaman kepada pengguna (I Putu Agus Eka Pratama, 2014).
Menurut O’Brian (dalam Yakub, 2012) Sistem Informasi
(Information System) merupakan
kombinasi teratur dari orang-orang, perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software),
jaringan komunikasi, dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah, dan
menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi. Orang tergantung pada sistem
informasi untuk berkomunikasi antara satu sama lain dengan menggunakan berbagai
jenis alat fisik, perintah dan prosedur pemrosesan informasi, saluran
telekomunikasi atau jaringan, dan data yang disimpan atau sumber daya data.
Menurut Jugiyanto (dalam Yacub, 2012) sistem informasi
adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan data transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan
kegiatan strategi dari suatu organisasi serta menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sistem informasi juga dapat
didefenisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari
komponen-komponen dalam organisasi untuk menyediakan informasi, kemudian dengan
integrasi yang dimiliki antarsubsistem, maka sistem informasi sistem informasi
akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat
sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Sistem informasi merupakan suatu kupulan dari
komponen-komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan
dan aliran informasi. Pada lingkungan berbasis komputer, sistem informasi
menggunakan perangkat keras dan lunak komputer, jairngan telekomonikasi,
manajemen basis data, dan berbagai bentuk teknologi informasi yang lain dengan
tujuan untuk mengubah sumber data menjadi berbagai macam informasi yang
dibutukan oleh pemakai (Yacub, 2012).
Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu
organisasi yang mempertemukan yang mempertemukan kebutuhan pengelolahan data
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi serta menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2012).
Sistem informasi (information system) secara teknis dapat didefinisikan sebagai
sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan (atau mendapatkan),
memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang
pengambilan keputusan dan pengawasan dalam
suatu organisasi (Laudon dalam Elsa Suryana Riskadewi, 2014).
Dari penjelasan
beberapa teori yang telah dipaparkan maka dapat didefenisikan bahwa sistem
informasi merupakan kumpulan dari komponen-komponen dalam sebuah organisasi
yang saling terintegrasi yang mampu menghasilkan sebuah informasi dan dapat
digunakan sebagai penunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu
organisasi.
Referensi :
Riskadewi
Suryana Elsa, 2014. Penerimaan Sistem Informasi Akademik Universitas
Airlangga Cyber Campus (UACC) pada Dosen FISIP Universitas Airlangga.
Jurnal Ilmiah, Univ. Airlangga.
Pratama
Eka A. I, 2014. Sistem Informasi dan
Implemtasinya, Teori & Konsep Sistem Informasi Disertai Berbagai Contoh
Praktiknya Menggunakan Perangkat Lunak Open Source. Informatika, Bandung.
Sutabri
Tata, 2012. Konsep Sistem Informasi. Andi, Yogyakarta.
Yakub, 2012. Pengantar Sistem Informasi.
Graha Ilmu, Yogyakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar